Tampilkan postingan dengan label Dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Juli 2011

Berita Dunia- 120 Hektar Ladang Ganja Ditemukan di Meksiko




Tentara Meksiko menemukan ladang ganja seluas 120 hektar, yang disinyalir merupakan yang terbesar di negara itu. Setiap panennya, ladang ini diperkirakan menghasilkan ratusan ton ganja dengan keuntungan hingga miliaran rupiah.

Seperti dilansir dari laman Associated Press pada Jumat, 15 Juli 2011, ladang ganja tersebut ditemukan di padang pasir Baja California, sekitar 250 kilometer dari kota Tijuana. Ladang ini ditutupi oleh kain hitam sehingga tidak terdeteksi dari udara, demikian kata Jendral Alfonso Duarte dari Angkatan Darat Meksiko.

Lebih lanjut Duarte menambahkan, anak buahnya baru dapat menemukan ladang tersebut saat melakukan penyisiran di darat. Para tentara menemukan ribuan tanaman ganja setinggi 2,2 meter. Ganja biasanya memiliki tinggi normal hanya 1,3 meter.

"Kami memperkirakan sekitar 60 orang bekerja di ladang ini. Saat melihat tentara datang, mereka kabur," ungkap Duarte. Selain itu, walau ada beberapa orang yang ditahan di sekitar lokasi, namun tak ada yang sempat ditangkap.

Sebuah video menunjukkan bahwa ladang ini dilengkapi sistem pengairan yang canggih dengan pengairan dari dua buah sumur. Sebuah bangunan dari kayu tempat peristirahatan para peladang juga ditemukan di lokasi.

Dari ladang ini saja, para peladang diperkirakan dapat memanen 180 ton ganja dan meraup keuntungan sebesar 1,8 juta peso (sekitar Rp. 1,3 miliar) sekali panennya. Duarte menyatakan ladang itu akan dimusnahkan dengan cara dibakar oleh anak buahnya

Senin, 11 Juli 2011

waaahhh lo bisa gali tu kuil, bisa mendadak kaya dong... ha ha ha

Sungguh tak terduga, Kuil Sree Padmanabha Swamy yang berdiri sejak abad ke-16, menyimpan harta tersembunyi bernilai miliaran dolar, lebih dari 1.000 kilogram uang emas, patung dewa dari emas berhias zamrud dan rubi, berkantong-kantong berlian, mahkota, dan ribuan kalung langka bertahtakan batu berharga -- yang panjangnya sampai enam meter.

Seperti dimuat, Irish Examiner, Selasa 5 Juli 2011, harta tak ternilai itu tersembunyi di dua ruang bawah tanah yang tertutup selama 150 tahun. Saking banyaknya jumlah koin, para arkeolog penyelidik sampai tak sempat menghitungnya. Diperkirakan nilai harta karun mencapai US$22 juta -- dari derma yang diberikan pada kuil selama berabad-abad. Namun, berapa pastinya jumlah harta yang terpendam belum bisa dipastikan. Sebab, masih ada ruang bawah tanah tersegel yang belum dibuka.

Setelah penemuan tersebut, kuil yang sebelumnya longgar pengamanannya, sontak dijaga ketat. Penemuan harta itu membuat kuil di Trivandrum, Kerala, wilayah selatan India itu menjadi situs religi paling kaya di negara itu.

Kuil tersebut dibangun oleh maharaja yang memerintah Kerajaan Travancore, beberapa ratus tahun lalu, untuk menghormati Dewa Wisnu. Kuil tetap berada di bawah kendali keluarga kerajaan setelah kemerdekaan India pada 1947.

Baru-baru ini, Mahkamah Agung India memerintahkan agar negara mengambil alih kuil itu. Demi alasan keamanan. Penjagaan di kuil dianggap tak memadai. Sebelum harta itu ditemukan, hampir tidak ada petugas keamanan terlihat di kuil. Saat ini, para penjaga bersenjata tongkat tampak berpatroli, untuk mengendalikan massa.

Kepala Polisi Kerala, Jacob Punnoose mengatakan, pihaknya mengirim petugas polisi tambahan untuk menjaga kuil. Sistem pengamanan teknologi tinggi juga direncanakan untuk melindungi harta karun itu.

Penemuan ini telah memicu perdebatan tentang masa depan harta karun tersebut. Pemimpin Hindu setempat, Vellappally Nateshan, berpendapat, harta itu harus berada dalam penjagaan pihak kuil. Sementara, beberapa aktivis sosial di Kerala menuntut, harta diserahkan kepada badan nasional yang nantinya menyalurkannya untuk membantu orang miskin.• (sumber - VIVAnews)